Posted by: wibievixioners on: Januari 22, 2010
Tiara pratidhina
Waktu kita pertama kali ketemu di ulang tahun bajoel…tanggal berapa yah??? Udah lupa aqu…klo tidak salah sech 28 november 2009…pas ujan sekitaran pukul 20.00 wib….
Itu tuch kmu yg duduk deket pintu.. trus ini aq yang lagi bercengkrama ama bajoel…..hahaha waktu itu dalam pikiran aq apa ya??? Hmm biasa aja sech blum ada pikiran yang aneh2…tapi yang pasti aq ingat kmu ma bajol lagi membahas masalah2 partai-partai d UNAIR gitu…yg dalam pikiran qu waktu itu…huh g penting banget…hahahaha….waktu pun berlanjut…aq iseng2 nge add fb kmuh..
http://www.facebook.com/photo.php?pid=30378468&id=1286591801#/tiara.pratidhina
trus iseng iseng baca blog juga
http://worldoftiara.blogspot.com/
akhir nya berlanjut dengan kmu yang tiba2 hp mu error…dan kita messages an d fb yang kmu bilang bahasa kita waktu itu kaku banget….hahahahaha….aq ingat pertama jalan ma kmu kita beli bubuk gergaji bwt hamster and lanjut nonton avatar
dan cerita pun berlanjut saat kita merayakan tahun baru an bersama dr kita beli kembang api dan bermain kembang api bersama
Ampe bakar jagung yang g jadi – jadi mpe gosong dech akhir nya
Dan sampai sekarang pun banyak hal menarik tentang kmu yang tak terduga…dari kita berdua mulai mendapat panggilan baru si makhluk motor dan si makhluk buku.
Dan sampai bergeje geje and bernarsis ria……
Aqu pernah bilang k iiaa kita tuch berdua mempunyai kepribadian yang sangat berbeda…tapi dengan perbedaan itu lah kita dapat saling mengisi..aq juga sudah bersyukur sama ALLAH swt udah d pertemukan dan d perkenal kan(jiah bahasa nya aneh banget) ma tiara pratidhina. Kmu pernah nanya kan?? Jika suatu saat nanti aqu juga g bakal pernah nyesal aqu pernah kenal ma seorang tiara pratidhina yang tiap hari mengisi hari hari ku dengan tawa dan senyum nya..
Dari kemaren aq berfikir kira kira aq mengungkapkan perasaan qu ini dengan apa yah??? Klo lewat telpun or sms ntar g gentle lagi…trus klo ngomong langsung…aq bingung harus mulai ngomong dari mana…maklum masih takut ma cewe euy…jarang pacaran…hahaha…..and kemaren sempat berfikir mau bwt in video or edit foto bwt iiaa…tp…masih blum menemukan inspirasi yang tepat…lagi pula aq masih blum mahir make photosop ma moviemaker…hehehehe maklum gaptek…
Hehehe jadi aq kepikiran utk nulis d ms.word dech…tp maaf yah klo jelek…
I just want to say…… wibie saaiiaannnkk tiara
Hmm…yang penting iiaa dah tau apa yg ada di isi hati qu…selanjut nya terserah anda….
Hanya didedikasikan utk si makhluk buku jelek ‘’tiara pratidhina’’
Wibie “bike boy’’ wibisana
Posted by: wibievixioners on: Juli 31, 2009
beberapa bulan terakhir adalah bulan bulan tersulit bwt gw…kegagalan telah datang mendatangi gw. tp gw coba utk bangkit dr itu dengan segala cara…tp tetep saja sangat susah utk bangkit kembali.gw harus berbuat apa supaya gw dapat mengembalikan kondisi seperti semula. god please help me. i will do anythink to back that situation again…andai saja waktu dpt berputar gw bakal lebih keras utk menekuni nya.
Posted by: wibievixioners on: Mei 3, 2009
Ini adalah pengembangan terbaru khusus untuk motor Injection yang dikembangkan oleh XP Ignition, dinamakan Modul Pengapian karena menjaga tegangan konstan 350 Volt DC dengan system perintah dari ECU motor.
Penggunaan modul pengapian IM-8 Andrion di motor menjadikan motor sangat responsif, motor tidak perlu mencapai RPM tinggi sudah mendapatkan kecepatan dan juga penggunaan modul ini memungkinkan motor untuk mengganti dengan Koil system CDI seperti Koil XP dll yang selama ini tidak bisa diterapkan di motor-motor injection dikarenakan motor injection menggunakan system TCI.
__________________________________________________ _________________________________________
IM-8 Andrion Series
High Performance Ignition Electronic Module for Injection
Features:
- High Performance Ignition 350 volt DC (CDI system)
- High Energy system
- Increasing Acceleration,Power and Torque
- Led Indicator
- Suitable for Injection system
- Including IGF signal for controlling fuel pump
- Guarantee 1 year
Profil Alat
Andrion IM-8 adalah Modul Pengapian Electronik untuk motor injection yang menggunakan sistem pengapian Single Coil / satu (1) koil yang dilengkapi dengan signal IGF untuk menjalankan fuel pump pada motor injection.
Andrion IM-8 dirancang khusus oleh PT. Cahaya Berkat Teknologi untuk memaksimalkan pengapian pada Motor Injection dengan menjaga output voltage 350 volt Dc hingga putaran maksimal yang diperintahkan oleh ECM pada motor Injection dimana bila tanpa modul pengapian pada RPM tinggi pengapian akan mengecil.
Dengan menggunakan Andrion IM-8 motor akan mendapatkan bandwith power yang sangat luas.
Andrion IM-8 sangat cocok untuk digunakan harian, drag bike , maupun road race.
Keunggulan Teknologi Andrion IM-8
* Meningkatkan Akselerasi
Kendaraan dengan menggunakan Andrion IM-8 pengapian menjadi lebih besar ± 80.000 Volt sedangkan dengan metode konvensional (tanpa Andrion IM-8 ) hanya 12.000 s/d 15.000 Volt sehingga pembakaran akan lebih sempurna
* Menghemat BBM
Kendaraan dengan pengapian Andrion IM-8 dapat meminimalisasi fluktuasi atau memaksimalkan ketepatan sistem pengapian, sehingga dapat mengefisienkan bahan bakar 15% s/d 25 % pada kecepatan konstan 60 km/jam atau lebih
* Pengapian Stabil
Pengapian dengan Andrion IM-8 tetap stabil pada putaran mesin diatas 3000 s/d maksimum Limiter RPM, sedangkan dengan metode konvensional pengapian akan mengecil
* Mudah distater
Karena dengan menggunakan Andrion IM-8 tegangan yang dihasilkan oleh coil lebih besar, sehingga mudah distater meskipun mesin dalam keadaan dingin sekalipun, sehingga dapat memperpanjang usia dynamo stater dan aki/batttery
* Coil tidak panas dan awet
Karena Coil dialiri pulsa bukan arus seperti pada pengapian konvensional, maka Coil tidak akan panas
* Busi tahan lama
Dengan Andrion IM-8 tidak terjadi penumpukan partikel pada ujung katode maupun anode busi, sehingga busi lebih tahan lama (awet)
* Pengganti CDI / FTI
Andrion IM-8 dapat menggantikan kerja CDI/FTI dengan lebih baik, sehingga CDI/FTI tidak panas dan dapat lebih tahan lama (awet) system Andrion IM-8 merupakan system pengapian Bi-polar sehingga dapat dirubah system nya menjadi CDI or TCI sesuai kebutuhan
* Mengurangi Polusi
Andrion IM-8 memperkecil kadar CO pada sisa
pembakaran (gas buang) sampai 50 %
* Garansi 1 Tahun Penuh
Andrion IM-8 di garansi selama 1 tahun penuh sejak tanggal pemasangan (yang disebabkan kesalahan alat/komponen)
Semua Andrion IM-8 dirancang khusus menggunakan Toroid dengan kapasitas besar dan telah melalui Quality Control dengan metode ”life test” selama 4 jam dengan putaran 10.000 RPM
Instalasi IM-8 Andrion
Andrion IM-8 terdapat 4 (empat warna kabel) :
1. Merah : hubungkan ke +12 Volt di modul Andrion IM-8 ( 2 kabel merah bercabang)
2. Kuning : hubungkan ke coil di modul Andrion IM-8
3. Biru : Hubungkan ke +P di modul Andrion IM-8
4. Hitam : Massa hubungkan ke ground di modul Andrion IM-8
Cara pemasangan Modul IM-8 di Yamaha Vixion dengan Koil original (Koil System TCI)
Di Koil (+)
-Lepas kabel socket warna Merah/putih dari koil (+) hubungkan dengan kabel warna merah dari modul, lalu hubungkan pin Koil (+) dengan kabel merah dari modul.
Di koil (-)
- lepas kabel socket warna orange dari pin Koil (-) lalu hubungkan dengan kabel warna biru dari modul ,
- tancapkan kabel warna kuning dari modul ke pin Koil (-) motor
Di Accu
- Hubungkan kabel warna Hitam dari Modul ke accu (-) negatif
Start mesin
- Putar stop kontak motor dan start motor
Cara pemasangan Yamaha Vixion dengan
Koil XP Andrion CMC 2 A (Koil system CDI)
1. Pasang Koil XP Andrion di dudukan Koil di motor
Di Koil XP Andrion CMC 2 A
- Tancapkan kabel warna kuning dari modul ke pin Koil XP Andrion CMC 2 A
- Hubungkan kabel socket Orange dari motor ke pin kabel warna biru dari modul
- Hubungkan kabel merah/putih dengan socket kabel warna merah dari modul
Di Accu
- Hubungkan kabel warna Hitam dari Modul ke accu (-) negatif
Start mesin
- Putar stop kontak motor dan start motor
Tips
Untuk mendapatkan hasil maksimum :
1. Renggangkan jarak elektroda busi menjadi 1 mm – 1.2 mm
2. Gunakan kabel busi dengan kualitas yang baik
3. Gunakan Koil XP Andrion CMC 2 A untuk hasil yang lebih maksimal
3. Andrion IM-8 dirancang dan dapat digunakan untuk
kompresi mesin maksimum 16:1 (High Compression)[/spoiler]
Applicable for :
- Yamaha VIXION
- Honda Supra X 125 PGM FI
- Shogun 125 FI
Info Price : Rp 800.000
Garansi 1 tahun penuh
Buat yang suka…….boleh juga tuh infonya
Posted by: wibievixioners on: Mei 3, 2009
Karbon monoksida (CO) adalah gas tidak berwarna, gak berbau dan berasa. Muncul dari pembakaran ngak sempurna di mesin pembakaran dalam, akibat kekurangan oksigen atau kelebihan bensin dari kesalahan seting alat penyuplai gas bakar sistem manual.
Lantas agar kadar CO minim, penyuplai sistem injeksi yang sarat sensor pun diterapken. Seperti di Yamaha V-Ixion, Honda Supra X 125 PGM-FI (Honda Susi = Supra Injeksi) atau Suzuki Shogun 125 FI. Lalu yang jadi pertanyaan, apakah CO di injeksi masih perlu diseting. Mengingat adanya faktor keausan material dan perbedaan suhu sekitar. Jelasnya, baca terusss!
Tinggal pencet tombol up atau down untuk atur CO
YAMAHA V-IXION
Seting di Bengkel Resmi
Meski ditegaskan pabrikan tak perlu lagi seting CO, namun para penyemplak V-ixion banyak yang penasaran. Pengin coba seting di bengkel resmi. Apalagi Yamaha sudah membekali tiap bengkel dengan alat pendiagnosa bernama FI Diagnostic Tool.
Secara teknis, bila alat ini dicolok ke salah satu kabel di ECU (Electronic Contol Unit), maka FI Diagnostic Tool akan memberi info lengkap. Tentang kondisi injeksi maupun komponen penunjang kerja injeksi. Termasuk info CO yang banyak jadi pegangan bikers.
“Pabrikan pasti menyetel CO itu dalam batas aman untuk regulasi emisi. Karena itu setel di angka 0,” kata Riswandi, Manager Education-Service, PT Yamaha Motor Kencana Indonesia (YMKI). Lebih lanjut beliau menjelaskan, bahwa untuk wilayah Indonesia pada umumnya cukup di angka itu.
“Tapi memang kadang ada konsumen minta tambah atau dikurangi. Tindakan itu tentu ada konsekuensinya,” lanjut Riswandi. Alat ini sendiri bertugas melakukan adjuster atau penyetingan dengan range (jarak) antara -30 sampai +30. Maksudnya bila angka dinaikkan atau (+) bertambah, artinya campuran gas bakar akan kaya bensin.
“Efeknya tenaga memang bertambah,” terang pria ramah ini lebih lanjut. Riswandi juga menjelaskan, bahwa jika penambahan ini dilakukan, berarti angka CO meningkat atau emisinya juga berlebih. Penambahan ini mungkin dapat dilakukan di daerah yang relatif dingin.
Oh ya, setiap penambahan satu angka maka yang terjadi adalah penambahan suplai bensin sebesar 0,05 cc lebih banyak dibanding sebelumnya. Sedangkan kalau angkanya dibuat minus atau di bawah 0, maka itu artinya miskin bahan bakar.
“Efeknya mungkin tarikan agak enteng tapi tidak bertenaga. Selain itu mesin juga akan lebih cepat panas,” lanjut pria yang bisa ditemui di DDS Jakarta, Jl. Letjen Suprapto, No. 402, Cempaka Putih, Jakarta Pusat. Alat diagnosa ini sendiri punya tiga kabel. Kabel hijau disambungkan ke self diagnostic yang posisinya di bawah jok, warna merah ke (+) aki dan hitam ke (-). Untuk seting CO, kunci kontak harus dalam kondisi ON atau nyala.
HONDA SUPRA X 125 PGM-FI
Disarankan Setingan Pabrik
Untuk Supra X 125 PGM-FI, prinsip kerja seting CO juga sama dengan Yamaha. “Kalau digeser plus jadi kaya bensin, namun polutan CO jadi tinggi,” kata Bejo, kepala mekanik Jakarta Honda Center. Tapi doi tetap menyarankan konsumen agar tetap mematuhi setingan CO sesuai pabrikan. Karena kondisinya sudah siap dengan berbagai kondisi alam Indonesia. “Lagian kan motor seperti itu nggak buat balapan,” kata Bejo.
Semua sensor memberi sinyal ke ECM. Lalu regulator dan injektor mengatur debit bensin ke ruang bakar
SUZUKI SHOGUN 125 FI
Percaya Sensor Injeksi
Berbeda dengan produk lainnya, Suzuki lebih mempercayakan setingan yang sudah dipatentkan pabrikan. Maksudnya mekanik tak perlu repot harus melakukan pekerjaan ini, sementara konsumen tidak perlu khawatir kadar CO di motornya meningkat.
Tentu dari keterangan ini Suzuki bukan bermaksud mengatakan tak punya alat diagnosa. Tapi setingan yang sekarang, kadar CO motor ini sudah standar EURO II. Lagi pula injeksi kan lebih pintar, mudah perawatan dan didukung beberapa sensor.
“Nah, tugas sensor ini yang nanti memberi sinyal ke ECM, untuk selanjutnya memerintah regulator dan injector mengatur debit bensin ke ruang bakar. Makanya konsumen nggak usah khawatir. Kecuali jika ada kebocoron udara palsu di seputar throttle body,” ujar Josef Anthony, kepala instruktur training roda dua, PT Indomobil Suzuki International. Jadi begitu tugas sensor.
Penulis: Nurfil/KR15
Sumber: Otomotifnet.com
Posted by: wibievixioners on: Mei 2, 2009
Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!